Sabtu, 25 April 2015

LOMBA BLOG KEPENDUDUKAN 2015

Pengaruh Pertambahan Penduduk Terhadap Kesejahteraan
Sosial Ekonomi

     Dalam konteks ideal,sumber daya manusia adalah salah satu aspek dari pembangunan nasional. Bila sumber daya manusia yang tersedia berkualitas, maka akan mendorong kemajuan suatu negara. Sehingga kualitas suatu negara bukan berdasar banyak atau tidaknya jumlah sumberdaya manusia, tetapi dari kualitas sumberdaya manusia itu sendiri.
     Indonesia merupakan negara berkembang yang memiliki jumlah penduduk lebih kurang 250 juta jiwa dan tidak bisa dipungkiri bahwa laju pertumbuhan penduduk Indonesia begitu pesat. Pertumbuhan penduduk yang pesat memberi banyak pengaruh bagi suatu negara. Pada dasarnya hal ini dapat dijadikan kekuatan apabila dimanfaatkan dengan benar. Pertambahan penduduk bisa berdampak positif bila diimbangi dengan kemajuan teknologi dan kualitas sumberdaya manusia yang baik. Akan tetapi dapat berdampak negatif apabila pertambahan penduduk tidak terkendali sehingga menjadi penghambat bagi kemajuan ekonomi Negara Indonesia.
     Tingkat kelahiran yang tinggi sudah barang tentu akan menambah tingkat pertumbuhan penduduk. Namun, tingkat kelahiran yang tinggi di Indonesia kebanyakkan berasal dari kategori penduduk miskin. Inilah yang pada dasarnya menyebabkan ledakan penduduk seolah menjadi bumerang bagi bangsa Indonesia.

Berikut adalah beberapa dampak dari ledakan penduduk, yaitu:
1.             Kerusakan lingkungan
           

     Pertambahan penduduk dalam jumlah besar pada akhirnya akan memaksa pembukaan lahan atau pengalihan fungsi hutan menjadi tempat pemukiman sehingga lahan dan hutan tidak lagi berfungsi sebagaimana harusnya. Kerusakan memicu munculnya lingkungan kumuh, sedangkan perkembangan industri menciptakan polusi udara, pencemaran tanah dan air akibat sisa pembuangan limbah industri.

2.             Tingginya tingkat kriminalitas


     Pesatnypertumbuhan penduduk juga menciptakan persaingan yang  ketat untuk bisa memenuhi kebutuhan hidup. Mereka yang tidak mampu bersaing akibat kualitas pendidikan yang rendah cenderung berfikir pendek dalam upaya memenuhi kebutuhan hidupnya, tanpa harus bersusah payah namun cukup mengunakan cara curang sebagaij alan pintas.

3.             Pelayanan kesehatan sulit didapat
   
     Kesehataan penduduk tidak lepas dari pendapatan yang diperolehnya. Semakin tinggi pendapatan penduduk maka pengeluaran untuk membeli pelayanan kesehatanpun semakin tinggi. Sementara          penduduk yang pendapatannya rendah tidak mampu membeli pelayanan kesehatan sehingga menjadikan banyak diantara mereka kekurangan gizi atau merupakan penduduk dengan gizi buruk.
4.             Rendahnya tingkat kesejahteraan rakyat
       

     Pertambahan penduduk di Indonesia lagi-lagi menciptakan masalah yang rumit karena dari satu indicator ini akan terjabar masalah-masalah baru, berpasal-pasal dan memuat banyak bagian. Sebagai contoh, ledakan penduduk kembali mendesak pemerintah agar menigkatkan kesejahteraan social rakyatnya kemudian apabila pemerintah gagal maka yang akan terjadi adalah tingkat kesejahteraan social tidak merata bagi rakyat kalangan bawah ini mempersulit kelangsungan hidupnya.

5.           Rendahnya Tingkat Pendidikan


     Keadaan suatu keluarga apabila berada pada tingkat kesejahteraan sosial yang rendah, maka dapat mengancam kelanjutan pendidikan sang anak terutama jika keluarga memiliki jumlah anak yang banyak. Semakin banyak anak yang tidak tuntas dibangku pendidikan maka akan menimbulkan masalah baru yaitu indikasi maraknya pernikahan dini. Tidak hanya sampai disitu, masalah akan belanjut karena pernikahan anak usia dini biasanya secara fisik, mental, emosional, dan ekonomi belum siap sehingga dapat mengarah pada kekerasan dalam rumah tangga. Dengan bekal pendidikan rendah, anak tidak sanggup bersaing di kancah dunia akibat kemampuan yang terbatas. Ini berarti dunia hanya menerima sumber daya dengan mutu kemampuan yang tinggi.

Berikutmerupakanupayauntukmengatasiledakanpenduduk,diantaranya:


1.           MenekanlajuPertumbuhan
     Berbagi usaha untuk menekan laju pertumbuhan penduduk yang tinggi telah dilakukan pemerintah melalaui program Keluarga Berencana (KB) yang telah dimulai sejak tahun 1970 – an. Diharapkan setiap keluarga ikut serta merealisasikan program Keluaga Berencana (KB) yang telah dicanangkan oleh pemerintah, dimana pada program  Keluarga Berencana (KB) ini pemerintah mengarahkan agar dalam keluarga dibatasi dengan hanya memilliki dua anak, atau dua anak lebih baik.

2.           MendorongLahirnyaPengusaha
   Merupakan upaya mempengaruhi masyarakat agar tertarik untuk berwirausaha dengan mengembangkan ide kreatif yang dimilikinya. Hal ini bertujuan untuk menciptakan lapangan pekerjaan sehingga dapat mengurangi jumlah pengangguran akibat ledakan penduduk serta menekan angka pekerja Indonesia yang menjadi Tenaga Kerja Indonesia (TKI) diluar negeri.

3.             Meningkatkan Pelayanan Kesehatan
Tingkat kesehatan penduduk yang rendah menunjukkan angka kematian yang tinggi, sementara kesehatan penduduk yang baik menunjukkan angka harapan hidup yang tinggi pula. Dengan ini diharapkan pemerintah meningkatkan fasilitas kesehatan khususnya bagi rakyat kalangan bawah yang tidak mampu membeli pelayanan kesehatan sendiri.

4.           PemerataanPendidikan
        Pemerintah telah mengupayakan program sekolah gratis bagi masyarakat sebagai salah satu cara jitu untuk memberikan pengetahuan dan wawasan termasuk di dalamnya mencakup pertumbuhan penduduk dengan maksud agar nanti menjadi generasi yang tanggap  dalam masalah kependudukan.

5.           MempercepatPembangunan Wilayah Tertinggal
       Hal ini bertujuan agar pemerintah tidak kesulitan dalam menginformasikan dan menyebarluaskan tentang program-program yang berhubungan dengan kesejahteraan sosial rakyat serta dapat dengan mudah menjangkau wilayah untuk  memberbantuan sebagai upaya peningkatan kesejahtaraan sosial bagi masyarakat. Selain itu hal ini juga dimaksudkan agar tidak terjadi penumpukan penduduk diwilayah padat penduduk seperti perkotaan.

     Jadi, pengaruh pertumbuhan penduduk terhadap kesejahteraan sosial ekonomi yaitu dengan adanya sumber daya manusia baru yang berkualitas dapat menghentikan orang tua-orang tua terdahulu dengan kualitas yang lebih baik untuk melanjutkan perjuangan negara agar menjadi semakin maju dan modern.

       Sebagai generasi yang baik, kita tentu tidak akan membiarkan dampak ledakan penduduk itu terus berlanjut. Karenanya, sejak dini kita tingkatkan kualitas sumber daya manusia mulai dari diri sendiri. Dengan begitu, kita dapat menciptakan peluang dari pertambahan penduduk menjadi kekuatan basgi kemajuan negara Indonesia.