Pengaruh Pertambahan Penduduk Terhadap Kesejahteraan
Sosial Ekonomi
Dalam konteks
ideal,sumber daya manusia adalah salah satu aspek dari pembangunan nasional.
Bila sumber daya manusia yang tersedia berkualitas, maka akan mendorong kemajuan suatu negara.
Sehingga kualitas suatu negara bukan berdasar banyak atau tidaknya jumlah sumberdaya manusia,
tetapi dari kualitas sumberdaya manusia itu sendiri.
Indonesia
merupakan negara berkembang yang memiliki jumlah penduduk lebih kurang 250 juta
jiwa dan tidak bisa dipungkiri bahwa laju pertumbuhan penduduk Indonesia begitu
pesat. Pertumbuhan penduduk
yang pesat memberi banyak pengaruh bagi suatu negara.
Pada dasarnya hal ini dapat dijadikan kekuatan apabila dimanfaatkan dengan benar.
Pertambahan penduduk bisa berdampak positif bila diimbangi dengan kemajuan teknologi dan kualitas sumberdaya manusia
yang baik. Akan tetapi dapat berdampak negatif apabila pertambahan penduduk tidak terkendali sehingga menjadi penghambat bagi kemajuan ekonomi Negara
Indonesia.
Tingkat
kelahiran yang tinggi sudah barang tentu akan menambah tingkat pertumbuhan penduduk.
Namun, tingkat kelahiran yang tinggi di Indonesia kebanyakkan berasal dari kategori penduduk miskin.
Inilah yang
pada dasarnya menyebabkan ledakan penduduk seolah menjadi bumerang bagi bangsa
Indonesia.
Berikut adalah
beberapa dampak dari ledakan penduduk, yaitu:
1.
Kerusakan
lingkungan
2.
Tingginya
tingkat kriminalitas
Pesatnya pertumbuhan penduduk juga menciptakan persaingan yang ketat untuk bisa memenuhi kebutuhan hidup.
Mereka yang tidak mampu bersaing akibat kualitas pendidikan
yang rendah cenderung berfikir pendek dalam upaya memenuhi kebutuhan hidupnya,
tanpa harus bersusah payah namun cukup mengunakan cara curang sebagaij alan pintas.
3.
Pelayanan kesehatan
sulit didapat
Kesehataan penduduk tidak lepas dari
pendapatan yang diperolehnya. Semakin tinggi pendapatan penduduk maka
pengeluaran untuk membeli pelayanan kesehatanpun semakin tinggi. Sementara
penduduk yang pendapatannya rendah tidak
mampu membeli pelayanan kesehatan sehingga menjadikan banyak diantara mereka
kekurangan gizi atau merupakan penduduk dengan gizi buruk.
4.
Rendahnya
tingkat kesejahteraan rakyat
Pertambahan penduduk
di Indonesia lagi-lagi menciptakan masalah yang rumit karena dari satu indicator
ini akan terjabar masalah-masalah baru, berpasal-pasal dan memuat banyak bagian.
Sebagai contoh, ledakan penduduk kembali mendesak pemerintah agar menigkatkan kesejahteraan
social rakyatnya kemudian apabila pemerintah gagal maka yang akan terjadi adalah
tingkat kesejahteraan social tidak merata bagi rakyat kalangan bawah ini mempersulit kelangsungan hidupnya.
5.
Rendahnya
Tingkat Pendidikan
Keadaan suatu keluarga apabila berada pada tingkat kesejahteraan
sosial yang rendah, maka dapat mengancam kelanjutan pendidikan sang anak terutama
jika keluarga memiliki jumlah anak yang banyak. Semakin banyak anak yang tidak
tuntas dibangku pendidikan maka akan menimbulkan masalah baru yaitu indikasi maraknya pernikahan dini.
Tidak hanya sampai disitu, masalah akan belanjut karena pernikahan anak usia dini
biasanya secara fisik, mental, emosional, dan ekonomi belum siap sehingga dapat
mengarah pada kekerasan dalam rumah tangga. Dengan bekal
pendidikan rendah, anak tidak sanggup bersaing di kancah dunia akibat kemampuan
yang terbatas. Ini berarti dunia hanya menerima sumber daya dengan mutu
kemampuan yang tinggi.
Berikutmerupakanupayauntukmengatasiledakanpenduduk,diantaranya:
1.
MenekanlajuPertumbuhan
Berbagi usaha untuk menekan laju pertumbuhan penduduk
yang tinggi telah dilakukan pemerintah melalaui program Keluarga Berencana (KB) yang
telah dimulai sejak tahun 1970 – an. Diharapkan setiap keluarga ikut serta merealisasikan
program Keluaga Berencana (KB) yang telah dicanangkan oleh pemerintah, dimana pada program Keluarga Berencana (KB)
ini pemerintah mengarahkan agar dalam keluarga dibatasi dengan hanya memilliki dua anak,
atau dua anak lebih baik.
2.
MendorongLahirnyaPengusaha
Merupakan upaya mempengaruhi
masyarakat agar tertarik untuk
berwirausaha dengan mengembangkan
ide kreatif yang dimilikinya. Hal
ini bertujuan untuk menciptakan lapangan pekerjaan sehingga dapat mengurangi jumlah pengangguran akibat ledakan penduduk serta menekan angka pekerja
Indonesia yang menjadi Tenaga Kerja Indonesia (TKI) diluar negeri.
3.
Meningkatkan
Pelayanan Kesehatan
Tingkat kesehatan penduduk yang rendah
menunjukkan angka kematian yang tinggi, sementara kesehatan penduduk yang baik
menunjukkan angka harapan hidup yang tinggi pula. Dengan ini diharapkan
pemerintah meningkatkan fasilitas kesehatan khususnya bagi rakyat kalangan
bawah yang tidak mampu membeli pelayanan kesehatan sendiri.
4.
PemerataanPendidikan
Pemerintah telah mengupayakan
program sekolah gratis bagi masyarakat sebagai salah satu cara jitu untuk memberikan pengetahuan dan wawasan termasuk di dalamnya mencakup pertumbuhan penduduk dengan maksud
agar nanti menjadi generasi yang tanggap dalam masalah kependudukan.
5.
MempercepatPembangunan Wilayah
Tertinggal
Hal
ini bertujuan agar pemerintah tidak kesulitan dalam menginformasikan dan menyebarluaskan tentang
program-program yang berhubungan dengan kesejahteraan sosial rakyat serta dapat dengan mudah menjangkau wilayah untuk memberi bantuan sebagai upaya peningkatan kesejahtaraan sosial bagi masyarakat. Selain itu hal ini juga dimaksudkan
agar tidak terjadi penumpukan penduduk diwilayah padat penduduk seperti perkotaan.
Jadi, pengaruh pertumbuhan penduduk
terhadap kesejahteraan sosial ekonomi yaitu dengan adanya sumber daya manusia
baru yang berkualitas dapat menghentikan orang tua-orang tua terdahulu dengan
kualitas yang lebih baik untuk melanjutkan perjuangan negara agar menjadi
semakin maju dan modern.
Sebagai generasi yang baik, kita tentu tidak
akan membiarkan dampak ledakan penduduk itu terus berlanjut. Karenanya, sejak
dini kita tingkatkan kualitas sumber daya manusia mulai dari diri sendiri.
Dengan begitu, kita dapat menciptakan peluang dari pertambahan penduduk menjadi
kekuatan basgi kemajuan negara Indonesia.

.jpg)
.jpg)
.jpg)
.jpg)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar